Agung
Cinta itu
Bagai puing indah yang bermain di arena
putarannya mengikut rentak
dan irama itu berbunyi malam
Ketika gelap tegar melabuh tirainya
suaramu menerobos
dan berjanji aku pemilik singgahsana itu
iya membawa aku ke satu daerah lain
rasanya cuma sementara..
Aku yang merindumu
Terasa kontang setandus sahara
Lantaran cinta yang mendalam
Sepi itu yang menjengah aku..
ku karyakan cinta terindah
Di puncak tertinggi yg bisa ku gapai
Akhirnya cinta itu membunuh aku
Cinta itu membunuh kisah ku
aku pasrah
melepaskan cinta itu pergi bersama
Bayang semalam..
untuk ku dan engkau
Andai engkau hendak menemui aku
turuti jalan ku
jalanmu jalan nyata
jalanku jalan rasa
berjalanlah engkau pada jalan mu
dan aku akan berjalan pada jalan ku
usaha kita sejalan
engkau dan aku
tujuan kita
buktikan aku kesungguhanmu
dengan menurutkan jalan yang kususuri
engkau mempunyai keinginan
dan aku mempunyai kesanggupan
kita beriringan
turuti kemahuanku.
Rindu
lecehnya..
tatkala merindu mu di saat aku bingung
lecehnya..
ketika aku memanggil nama mu namun kau jauh
lecehnya..
bila di sisiku kosong dan ingatan aku kuat padamu
pawana redup itu yang menemani aku
lembayung itu juga yang malar mendekati aku
senja ini ku iringi dua kalimah
di mana jasad kita terpisah jauh
dan hati kita yang tidak pernah berhenti bertaut.
tatkala merindu mu di saat aku bingung
lecehnya..
ketika aku memanggil nama mu namun kau jauh
lecehnya..
bila di sisiku kosong dan ingatan aku kuat padamu
pawana redup itu yang menemani aku
lembayung itu juga yang malar mendekati aku
senja ini ku iringi dua kalimah
di mana jasad kita terpisah jauh
dan hati kita yang tidak pernah berhenti bertaut.